Sabtu, 17 Juli 2010

Dewan Keamanan Tentukan Sanksi Terhadap Iran



E-mailPrintPDF
Negara-negara Barat tuduh memproduksi senjata nuklir, sementara Iran sendiri menegaskan program nuklirnya untuk perdamaian

Hidayatullah.com--Dewan Keamanan PBB mempertegas kembali sanksi terhadap Iran, dengan alasan Iran tidak mau menghentikan program nuklirnya. Negara-negara Barat menduga program nuklir Iran tersebut digunakan untuk memproduksi senjata nuklir. Sementara itu, Iran sendiri menegaskan tujuan program nuklirnya itu untuk perdamaian. Demikian dilansir Al-Jazeera.net (9/6).

Amerika Serikat berharap, hasil pemungutan suara mayoritas dari anggota dewan akan dapat merumuskan resolusi sanksi terhadap Iran.

Duta besarnya untuk PBB, Susan Rice mengatakan bahwa resolusi sanksi akan menjadi resolusi yang kuat dan luas, dengan demikian Iran akan menerima sanksi yang sangat berat dan berarti sekali.

Rice menambahkan, tujuannya untuk mendesak Iran agar menghentikan program nuklirnya, mau bernegosiasi secara konstruktif, dan agar Iran jujur dengan masyarakat internasional. Sedangkan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Robert Gates mengharapkan tekanan diplomatik terhadap Iran juga bisa menuai hasil untuk menghentikan program nuklirnya.

Dalam sebuah konferensi pers bersama rekan Inggisnya Liam Fox, Gates mengatakan, "Saya optimis bahwa Dewan Keamanan akan bergantung pada rancangan resolusi tersebut, dan salah satu dari sekian banyak fungsi dari rancangan resolusi ini adalah sebagai dasar hukum bagi masing-masing negara untuk mengambil tindakan lebih lanjut." [sdz/jzr/h idayatullah.com]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar